Kota Bandar Lampung Inflasi 0,43% Desember 2025 - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung

Kantor BPS Kota Bandar Lampung buka pukul 07.30-16.00 WIB

Telah terbit 20 publikasi "Kecamatan dalam Angka 2025". Sahabat data dapat mengunduhnya secara GRATIS disini

Beranda

Produk - Berita dan Siaran Pers

Kota Bandar Lampung Inflasi 0,43% Desember 2025

Kota Bandar Lampung Inflasi 0,43% Desember 2025

Kota Bandar Lampung Inflasi 0,43% Desember 2025

5 Januari 2026 | Kegiatan Statistik Lainnya


Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar Lampung mencatat inflasi sebesar 0,43 persen secara bulanan (month-to-month/m-to-m) pada Desember 2025. Angka ini lebih tinggi apabila dibandingkan pada periode yang sama di bulan Desember 2024 yang pada saat itu tercatat inflasi sebesar 0,36 persen. Bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya (year-on-year/y-on-y) Kota Bandar Lampung mengalami inflasi sebesar 0,44 persen pada Desember 2025. “ Tingkat Inflasi y-on-y Bulan Desember 2025 lebih rendah dibandingkan tingkat inflasi y-on-y Bulan Desember 2024 yang tercatat sebesar 1,67 persen,” tutur Kepala BPS Kota Bandar Lampung, Hady Suryono, Senin (5/1). Hady melaporkan bahwa tercatat inflasi tertinggi di Kota Bandar Lampung terjadi pada kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 6,99 persen dengan andil inflasi sebesar 0,43 persen (y-on-y). Sedangkan, inflasi terendah terjadi pada kelompok Transportasi sebesar 1,28 persen dengan andil inflasi pada kelompok tersebut sebesar 0,14 persen (y-on-y). Hady menjelaskan dalam keterangannya lima komoditas dominan yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi (m-to-m) antara lain: cabai rawit sebesar 0,19 persen, emas perhiasan sebesar 0,07 persen, susu cair kemasan sebesar 0,04 persen, cumi-cumi sebesar 0,03 persen, dan bensin sebesar 0,02 persen. Pada inflasi yang terjadi di bulan Desember, juga terdapat komoditas yang memberikan andil deflasi sehingga dapat menahan laju inflasi secara umum, lima komoditas dominan yang memberikan andil deflasi secara (m-to-m) antara lain: salak sebesar 0,04 persen, cabai merah sebesar 0,03 persen, celana panjang jeans pria sebesar 0,02 persen, shampo sebesar 0,02 persen, dan daging ayam ras sebesar 0,02 persen. Selanjutnya, inflasi BPS Kota Bandar Lampung secara tahunan (year-on-year/y-on-y) disajikan berdasarkan sebanyak sebelas kelompok pengeluaran. Tingkat inflasi y-on-y tertinggi yaitu kelompok pengeluaran Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 6,99 persen. Sedangkan andil/kontribusi y-on-y terbesar terhadap inflasi secara umum yaitu kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 0,98 persen dengan tingkat inflasi y-on-y sebesar 3,31 persen. Sedangkan, kelompok Pendidikan mengalami deflasi y-on-y sebesar 16,98 persen dengan andil deflasi y-on-y sebesar 1,39 persen. “Sepuluh komoditas penyumbang inflasi tertinggi tahunan (y-on-y) adalah emas perhiasan, cabai merah, cabai rawit, kontrak rumah, bahan bakar rumah tangga, daging ayam ras, beras, susu cair kemasan, mobil, dan sewa rumah,” terang Hady.
Pada empat kabupaten/kota cakupan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Lampung, pada Desember 2025 inflasi tahunan (y-on-y) terendah adalah Kota Bandar Lampung tercatat sebesar 0,44 persen, sementara inflasi tahunan (y-on-y) tertinggi di Kabupaten Mesuji sebesar 2,69 persen. Kota Bandar Lampung tercatat mengalami inflasi sebesar 0,43 persen, dan Kabupaten Mesuji tercatat mengalami inflasi sebesar 0,87 persen untuk inflasi bulanan (m-to-m), sementara untuk Kabupaten Lampung Timur sebesar 0,81 persen, dan Kota Metro tercatat sebesar 0,67 persen.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi: Kepala BPS Kota Bandar Lampung, Hady Suryono BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BANDAR LAMPUNG Jl.Sutan Syahrir Pahoman Bandar Lampung 35215, Telp: (0721)255980 Homepage: http://www.bandarlampungkota.bps.go.id E-mail: [email protected]
Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Kota Bandar Lampung Jl. Sutan Syahrir No. 30

Pahoman

Bandar Lampung

35215. Telp. (0721)255980. Mailbox : [email protected]   

logo_footer

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik